Kasih Sayang Seorang Kakak

1242 Words

“Dari tadi senyum terus?” “Rumi ‘kan lagi seneng, Mas.” “Mau ketemu Kak Amira?” Arumi mengangguk. Dia sedang mengoleskan pewarna bibir agar tidak terlihat pucat. “Mas Elang jadi ikut ‘kan?” “Tentu saja, Sayang. Aku sudah menyiapkan hadiah untuk Kak Mira.” “Hadiah apa? Ulang tahun Kakak masih lama.” “Memangnya kalau dapat hadiah hanya saat ulang tahun saja?” “Ya, enggak juga. Tapi dalam rangka apa Mas Elang kasih hadiah buat Kak Mira?” “Karena dia sudah berhasil sembuh dari depresi yang sempat di deritanya.” Elang baru selesai memakai kemeja lengan pendek langsung memeluk sang istri dari belakang. Mengecup pipi chubby Arumi dengan sedikit menggigitnya. “Mas Elang sakit!” omelnya. “Suka sekali gigit pipi Rumi.” “Kayak bakpao bentuknya, Sayang. Apalagi hari ini kamu kasih warna mer

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD