Rasyid menyusul Fiona yang melangkah ke toilet sambil membekap mulutnya. Rasyid mengusap-usap tengkuk perempuan itu yang memuntahkan isi perutnya ke dalam closet. Sudah 3 hari ini Fiona mual-mual, namun tak mau diajak ke rumah sakit. Rasyid menebak-nebak jika ada kemungkinan istrinya itu hamil, akan tetapi istrinya tersebut menyangkal. "Dulu aku juga pernah telat datang bulan begini, Kak. Enggak, aku cuma telat makan aja dan agak kecapean di toko aja kayaknya seminggu belakangan ini." Memang ada banyak pesanan. Fiona berniat menambah satu orang karyawan lagi, jadi dia cukup sesekali saja membuat kue yang custom dan mengontrol ke dua tempat usahanya itu.Walau telat datang bulan, Fiona tak mau menggunakan test pack. Dia takut kecewa. Rasyid tak melarang aktivitas Fiona, meski dia lebih dar
Download by scanning the QR code to get countless free stories and daily updated books


