“A Bintang ngga ke sini, Kak?” tanya Millie sambil melahap suapan terakhir makan siangnya. “Ngga. Ada pelanggan yang mau custom parfum,” jawab Helia seraya menuang cold brew tea. “Custom parfum gitu dibikin berdasarkan apa, Kak?” “Oh, ada semacam questioner-nya. Nanti customer isi. Nah dari situ, baru deh diracik parfumnya,” jelas Helia. “Parfum Kakak juga?” “Aku ngga isi questioner sih. Langsung aja dibikinin Bintang.” “Berarti A Bintang kenal banget karakter Kak Helia ya?” timpal Millie lagi. Helia terkekeh. “Kayaknya gitu.” “Kereeen! Kenal tiga bulan rasa tiga tahun banget ngga tuh, Kak?” Terkadang, Helia pun merasa aneh. Ia kerap merasa jika Bintang mengenal baik dirinya. Level ‘mengenal baik’ yang sepertinya butuh waktu lebih lama dari seperempat tahun. Siang itu, hari berja

