EXTRA: RUMAH

2270 Words

“Bundaaa… no!” Suara itu terdengar nyaring dari ruang tengah, setelah bunyi benda jatuh ke lantai. Helia yang baru saja selesai membilas mug kopi di dapur langsung menoleh. “Nadia?” Tak ada jawaban. Hanya gumaman kesal, lalu rengekan yang makin panjang. Pagi itu tak ada rencana besar. Tak ada kunjungan keluarga. Tak ada pekerjaan mendesak yang memaksa mereka terburu-buru sejak subuh. Hanya hari biasa di tengah minggu, dengan Bintang yang ingin bekerja setengah hari dari rumah sebelum siang nanti ke kantor, dan Helia yang berencana datang ke Théologie untuk mencicip satu batch teh baru lalu pulang cepat. Rasanya sederhana. Namun sejak bangun tidur, Nadia seperti membawa badai kecil. Ia menolak memakai popok, namun sudah dua kali terlambat mengatakan ingin pipis dan berakhir dengan me

Great novels start here

Download by scanning the QR code to get countless free stories and daily updated books

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD