ALIANSI

2024 Words

Tak mungkin jika Helia tak terkejut. Faktanya, jantungnya berdegup lebih cepat, tubuhnya menegang, seolah kembali berada di titik di mana ia tak tau harus percaya pada siapa. Fabian... seseorang yang sejak dulu seperti dua sisi koin bagi Helia. Pemuda yang sopan, ramah, dan begitu peduli padanya. Jika tak demikian, meski itu perintah, mustahil ia mau menemani Helia selama nyaris enam bulan di Versailles. Mustahil Fabian mau menemani Helia menjalani terapi yang begitu sulit, sejak ia masih di kursi roda, hingga sebelum ia meninggalkan Surabaya. Tapi... Fabian adalah salah satu orang kepercayaan Gavin. Bahkan mungkin yang paling dipercaya. Meski konteksnya dalam pekerjaan dan bukan urusan pribadi. “Mas Fabian?” lirih Helia. Fabian mengangguk. “It’s me.” “Ya,” sela Arani. “Sebelum kamu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD