KEVYNN-BELLE

1065 Words

Mobil hitam mewah itu akhirnya berhenti di depan gerbang mansion megah milik Jevynn di pinggiran Zurich. Kevynn melangkah keluar, udara dingin Swiss langsung menyambutnya. Matanya menatap rumah itu—tempat di mana kebahagiaan saudara kembarnya sekarang bersemi. Dia tidak langsung masuk. Sejenak, dia berdiri di depan pintu, menarik napas dalam. Dua bayi. Kembar. Seperti dia dan Jevynn dulu. Belum sempat dia mengetuk, pintu sudah terbuka. Seorang pengurus rumah tangga tersenyum ramah. "Mr. Kevynn, silakan masuk. Mereka sudah menunggu." * * Suara tangis bayi langsung menyambutnya saat melangkah ke ruang keluarga. Di sana, Jevynn berdiri dengan kantung mata hitam yang jelas terlihat, menggendong salah satu bayi sambil berusaha menenangkannya. "Yah, akhirnya!" Jevynn terlihat

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD