Sebulan setelah pesta pernikahan megah mereka, Anthea dan Keivan menghabiskan waktu berdua dalam bulan madu yang sempurna. Mereka mengunjungi Paris, menikmati seni di Louvre, berjalan-jalan di bawah lampu-lampu Venice, dan berjemur di pantai-pantai eksotis Santorini. Setiap momen terasa seperti mimpi, jauh dari kesibukan dan tanggung jawab. Tapi semua kisah indah harus berakhir. Kembali ke kehidupan nyata, Keivan langsung disibukkan dengan rapat-rapat penting dan proyek-proyek besar yang menunggu. Sementara Anthea, dengan latar belakangnya sebagai kurator seni, mulai mencari kesibukan baru. Dia ingin membuka galeri sendiri, tempat di mana dia bisa memamerkan karya-karya seniman muda berbakat. * * Suatu sore, Anthea mengunjungi sebuah galeri kecil di pinggiran kota. Tempa

