Seperti Bulan Madu Kedua (21+)

1674 Words

Matahari pagi sudah muncul, dan sedikit sinarnya yang masuk ke kamar—tampak menyinari wajah Belle yang masih merah. Dia mengerjapkan mata perlahan, kesadaran perlahan kembali. Tubuhnya terasa berat—sangat berat. Seperti baru ditabrak truk. Dia mencoba bergerak, tapi sesuatu mengikatnya erat. Lengan Kevynn. Tangan itu masih melingkari pinggangnya dengan posesif, seperti ular piton yang enggan melepas mangsanya. Napasnya hangat di belakang leher Belle, sesekali mengeluarkan desahan kecil. Belle menelan ludah. Mulutnya kering. Kepalanya berdenyut. Dan di antara pahanya— ‘Oh my …,’ batinnya. Dia masih bisa merasakan bekas Kevynn di sana. Potongan memori mulai berhamburan, ketika tangannya yang mencakar sprei, suaranya sendiri yang mendesah keras. Cara Kevynn memaksanya men

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD