Sore itu, jalanan yang sepi dilalui oleh mobil hitam mewah milik Gael. Di kursi belakang, Violet, gadis kecil berusia enam tahun, menempelkan wajahnya ke kaca jendela, matanya berbinar-binar melihat pemandangan yang berganti dari gedung-gedung tinggi menjadi pepohonan rindang. "Kita sudah sampai, Vio," ujar Gael sambil mematikan mesin mobil. Violet langsung melompat gembira begitu pintu mobil terbuka. Matanya membulat ketika melihat bangunan megah di hadapannya. Sebuah mansion bergaya Eropa dengan pilar-pilar tinggi dan taman luas yang dipenuhi bunga-bunga warna-warni. "Ini rumah kita?" tanya Violet, tak percaya. Gael tersenyum, mengangguk. "Iya, ini rumahmu sekarang." Tanpa menunggu lama, Violet berlari ke arah taman, sepatu kecilnya menginjak rumput hijau yang masih basa

