Special Part VI-2

1186 Words

Anita pikir, Livya sedang menyukai seseorang. Akan tetapi, perempuan cantik yang juga pintar itu tidak pernah menunjukkannya. Anita pernah bertanya, namun Livya berkata jika tidak ingin belum saatnya berpacaran. Mengenai kedekatan dengan Ray, Anita memaklumi karena ketiga orang itu berasal dari SMP yang sama. Ervan bercerita kalau mereka bertiga memang dekat dari SMP. "Gue sama Anita langsung cabut ya, Vy? Kita mau jalan-jalan soalnya." Livya mencebikkan bibirnya. "Pacaran mulu!" "Iyalah! Emangnya elo, jomblo?" ledek Ervan. Livya manyun. Tak lama setelah Ervan dan Anita berlalu, motor Ray pun muncul di depan gerbang sekolah. "Buruan... naik!" titah Ray dingin, saat tiba di depan Livya. Livya cemberut. "Jangan maksain kalau nggak niat jemput!" Ray berdecak. "Gue ada di sini sek

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD