Bab 67.

1856 Words

Author POV Acara selesai. Beberapa tamu undangan dadakan yang merupakan teman dan kolega Arda, yang kebetulan tinggal di Bali sudah meninggalkan tempat acara. Orang tua Arda, papih Tifa serta Samudra juga sudah kembali ke kamar mereka untuk beristirahat. Tak berbeda dengan mereka, Arda dan Tifa juga kembali ke kamar. Kali ini kamar mereka tidak lagi terpisah. Arda memesan kamar yang lebih besar untuk mereka berdua. Kamar yang ranjangnya pun sudah dihias dengan bunga. “Huh … akhirnya selesai juga.” “Akhirnya resmi juga.” Adra menimpali ucapan Tifa. Membuat Tifa menoleh lalu menatap pria yang sedang tersenyum itu. “Kalau sudah resmi kan enak, Dek. Mau coba-coba nggak takut dosa.” “Ya Tuhan, aku masih geli dengan panggilan itu. Bisa nggak sih, kita biasa aja kalau lagi berdua.” “Mana bo

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD