38. Keributan di Lobby Kantor

1034 Words

"Simpan uangmu, Cecilia. Saya memberikannya bukan untuk kamu kembalikan pada saya," desis Darren sembari menatap tajam Cecilia, membuat suasana di antara keduanya semakin tegang. Cecilia menggeleng perlahan, sorot matanya yang lelah tapi penuh harga diri itu tidak goyah sedikit pun. "Biaya rumah sakit saya adalah tanggung jawab saya. Saya tidak ingin Bapak memiliki alasan yang bisa mengatur hidup saya, apalagi soal tempat tinggal saya." Rahang Darren mengeras. "Kamu pikir dengan mengembalikan uang ini, kamu bisa menghapus kenyataan bahwa kamu nyaris pingsan di depan saya? Atau menghapus fakta bahwa saya tahu seberapa susahnya kehidupan kamu?" "Setidaknya saya tidak berutang uang pada orang yang menganggap kamar saya sebagai sarang tikus," sahut Cecilia telak. Ucapan itu membuat waj

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD