28. Keanehan Fanny

1158 Words

Setengah jam kemudian, Darren turun ke ruang makan dengan kaos polos berwarna merah marun dan celana panjang motif batik. Aroma masakan sup ayam tercium sedap, tapi selera makannya menguap entah ke mana. Namun dia tetap harus memakannya, karena Fanny sudah susah payah menyiapkan makan malam untuknya. 10 menit kemudian, Darren menyelesaikan makan dan bergabung dengan kedua orang tuanya di ruang keluarga. Giovanni masih tampak serius menonton drama Taiwan, sementara Fanny menatap serius tabletnya. "Tumben Ayah dan Bunda belum tidur? Biasanya jam segini kalian udah di kamar," tanya Darren yang mencoba memulai percakapan. Fanny yang terlebih dahulu menatap Darren, membuat pria itu menyadari beberapa kerutan halus yang muncul pada wajah sang ibu. Lagi-lagi Darren tertegun saat menyadari jik

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD