51. Bitter First Kiss

1155 Words

"Minum dulu biar Kakak tenang," ucap Edward sembari mengulurkan secangkir teh hangat manis. Cecilia mengambil cangkir itu dengan tangan bergetar, membuat Edward secara otomatis memegang tangan sang kakak. Berjaga-jaga agar cangkir itu tidak terlepas dari gadis itu. Rasa manis dan hangat teh yang melewati kerongkongan membuat perasaan Cecilia membaik, tenaganya pun pulih secara perlahan. "Kakak mau makan apa?" tanya Edward dengan nada khawatir. "Kakak nggak lapar, Ed. Mau tidur aja," tolak Cecilia halus. Namun Edward yang tak menerima penolakan langsung beranjak ke dapur sambil mengomel. "Nggak ada ceritanya Kakak tidur sebelum makan. Kakak tadi ke supermarket 'kan? Aku akan masakin Kakak sesuatu." Langkah Edward berhenti saat melihat lantai apartemen dipenuhi oleh baju yang berserak

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD