Sementara kru wanita itu menatap Cecilia dengan raut tak tega. Meski dia tak mendengar percakapan itu, tapi dia sudah menebak apa yang Cecilia bicarakan dengan sang ibu. "Mbak Cecil… Apa Mbak baik-baik saja?" tanya kru wanita itu hati-hati. Cecilia tersenyum tipis, senyum yang rapuh. "Saya baik-baik saja. Cuma … capek aja harus selalu jadi orang yang kuat." Kru wanita itu duduk di kursi samping ranjang Cecilia. "Kalau cape, istirahat saja, Mbak." 'Seandainya saja aku bisa istirahat,' ucap Cecilia di dalam hatinya. "Akan saya usahakan," ucap Cecilia yang berlainan dengan hatinya. Setelah mengatakan itu, seorang perawat memberitahukan Cecilia jika dia sudah dapat dipindahkan ke ruangan rawat inap. "Ners. Saya minta rawat jalan aja," ucap Cecilia yang tentu saja tidak mau mengeluarka

