Bab 122. Suami Terhebatku

1333 Words

Saat Rain melangkah masuk ke dalam aula, bersamaan dengan nama istrinya yang dipanggil. Jantung Rain semakin berdebar-debar, ia berhenti saat pandangan mata itu terpaku pada sosok wanita dengan pakaian toga yang kini naik ke atas panggung dengan senyum keharuan. Elea berdehem pelan sebelum mulai berbicara, jujur saja ia sangat gugup sekali sekarang. "Selamat siang, sebelumnya saya ucapkan terima kasih seluruh rektor kampus beserta jajarannya. Tanpa kalian, aku tidak akan bisa berdiri di sini dengan bangga." Elea mulai berpidato dengan bahasa yang disusun perlahan, sangat berhati-hati sekali karena ini adalah pertama kalinya ia seperti ini. "Terima kasih juga untuk Ayah, Papa, Kakak dan semua keluarga yang sudah mendukung. Ini benar-benar sangat diluar dugaan, beribu terima kasih aku uca

Great novels start here

Download by scanning the QR code to get countless free stories and daily updated books

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD