Vanila Mengubah Banyak Hal

1437 Words

Aroma tumisan jamur dan ayam panggang menguar dari dapur modern bergaya rustic itu. Vanila dan Adrian baru saja menyelesaikan sentuhan terakhir pada meja makan. Dua setel piring porselen, napkin linen berwarna krem, dan vas kristal kecil berisi mawar putih diletakkan tepat di tengah meja. Cahaya senja dari jendela kaca besar memantul di permukaan meja, menambah kesan hangat pada ruangan. "Kayaknya cukup mewah untuk menyambut Mama kamu," gumam Adrian sambil menurunkan celemeknya dan meletakkannya di gantungan dekat kompor. Vanila tersenyum, mendekat lalu memeluk pinggang suaminya dari belakang. "Terlalu mewah untuk kunjungan biasa. Tapi buat Mama, semuanya harus terasa istimewa." Adrian membalik tubuhnya dan menatap Vanila yang tengah mengenakan dress santai berbahan lembut. Senyumnya me

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD