Suara klakson yang terdengar membuat Keysha buru-buru bangkit dari duduknya. Dengan senyum mengembang wanita itu berjalan meninggalkan ruang tamu menuju halaman rumah. walaupun hanya keluar, Nia tetap mengawasi. Wanita setengah paruh baya itu mengikuti dari belakang. Keysha menunggu suaminya yang sedang memarkirkan mobil. Ini masih jam lima, sesuai dengan janji pria itu langsung pulang ke rumah. Jelas saja Keysha senang dan lega. Karena tadi dia sempat berfikir kalau Aksa akan menemui Cantika dengan dalil kasihan. Tapi tidak, kali ini omongan suaminya bisa dipegang. “Mas Aksa pulang!” sapa Keysha, menyambut suaminya yang turun dari mobil. Tidak berlari, namun jalan cepat. Keysha menghampiri suaminya lalu langsung memeluk. “Aduh, aduh.” Aksa dengan senang hati menerima pelukan istrinya.

