“Desainnya seperti ini, Mas.” Aksa menunjukkan sebuah foto kepada Andy. Selagi Aksa mengobrol, Keysha sibuk membalas pesan dari Bara. Ternyata tadi ayahnya mengirim detail untuk isi undangan. Dari nama orang tua, keluarga inti yang akan ditulis, semua sangat lengkap. Selain itu Keysha juga menulis daftar orang-orang terdekatnya. Setelah itu dia mengirim file itu ke Aksa. “Udah lengkap semua?” tanya Aksa, pria itu berbalik badan menatap Keysha yang sedang duduk di kursi. Keysha mengangguk mengiyakan. Gadis itu berdiri, menghampiri Aksa. Keduanya yang berdiri sampingan ditatap lekat oleh Andy. Tentu dia belum lupa siapa Aksa, dia masih ingat bahkan desain undangan lama pria itu masih ada. Tetapi Andy tidak mau ikut campur, tugasnya di sini hanya menjalankan pekerjaan. “Bingung ya, Mas?”

