Bab 183. Cuma Ada Kamu

1122 Words

“Sarapan dulu ya? Mas suapin.” “Aku bisa sendiri.” “Iya tau, tapi Mas tetap mau suapin kamu. Gimana dong?” Keysha membuang muka ke arah lain. Hari masih pagi, tetapi suaminya sudah menyebalkan sekali. Melihat istrinya membuang muka, Aksa terkekeh. Pria itu sama sekali tidak marah, yang ada dia gemas ingin mencubit pipinya. Aksa mengambil tempat makan, lalu berdiri di samping Keysha. dengan penuh kesabaran pria itu mencoba menyuapi istrinya yang masih tutup mulut. “Kalau didamin, makanannya makin ngga enak nanti. Habis makan nanti Mas beliin matcha deh. Kamu mau matcha, ‘kan?” Masih tidak ada respon dari Keysha. wanita itu menatap lurus ke arah jendela. Sogokan suaminya sangat-sangat tepat sasaran. Sejak kapan Keysha bisa menolak yang namanya matcha? Tetapi kalau kondisinya sedang beg

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD