“Gimana sama makanannya? Kalian semua suka? Sebetulnya aku rada takut pas pesan. Takut kalau kalian ngga suka.” “Enak kok, enak banget malah.” “Benar, ini enak.” “Betul. Kamu ngga salah pilih makanan.” Senyum Keysha mengembang mendengar jawaban Ayah dan kedua mertuanya. Ketiganya benar-benar mengapresiasi semua yang Keysha pesan. Berbeda dengan yang lain, sedangkan Lisa hanya diam. Walaupun begitu Keysha tidak mau ambil pusing, anggap saja wanita itu tidak ada. Bukanlah lebih baik begini daripada saling sindir? Keysha menatap semua anggota keluarganya satu per satu. Benar, yang kurang di sini hanya Aksa. Makan malam sudah selesai, mereka sudah menghabiskan semua makanannya. Haruskah Keysha memberikan kadonya sekarang? Tanpa menunggu kedatangan Aksa? Tapi kalau ditunggu … Keysha tidak

