Dirasa cukup berjalan-jalan santai, Keysha memutuskan untuk kembali ke rumah. Namun saat dia mau masuk, ada sebuah mobil yang datang. Keysha tersenyum, dari mobil dia sudah tahu siapa yang datang. Ilham dengan sigap membuka lebar gerbang agar mobil itu bisa masuk ke halaman. “Keysha.” “Mama.” “Tunggu, Mama parkirin mobil dulu ya.” Keysha mengangguk. Sejenak Keysha berhenti berjalan, dia mendahulukan mobil Nia yang masuk. Setelah mobil itu masuk, barulah Keysha menyusul dengan berjalan pelan. Keysha berdiri di samping pintu mobil Nia, tak lama wanita itu turun dan langsung memeluk Keysha. “Gimana kondisi kamu? Aman?” tanyanya. “Ya gini-gini aja, Mah. Ini aku habis jalan santai buat ngurangin rasa sakit.” “Sakit banget ngga? Berapa menit sekali sakitnya? Harus dihitung mulai dari seka

