Bab 9. Bimbang

1084 Words

“Gue liat-liat lo lagi usaha dekatin pak Aksa. Caper?” Tubuh Keysha berputar. Ditatapnya sosok wanita yang kini berdiri dihadapannya. Keysha tidak kaget, tidak pula takut. Hanya saja sudah terlalu lelah. Keinginannya saat ini hanya satu, yaitu pulang dan tidur nyenyak. “Jangan karna Alvaro ngincar, lo jadi ngerasa di atas. lo itu ngga ada apa-apanya, Cuma orang biasa. Dan sekarang lo usaha dekatin pak Aksa? Mimpi lo ketinggian, Keysha.” Tangan wanita itu terulur, mengusap pipi Keysha. Secepat kilat Keysha menepis tangan wanita itu dari pipinya. Masih dengan wajah datar dia menjawab, “urusannya sama lo apa? Lo ngerasa tersaingi? Gue sama kak Alvar ngga ada hubungan apapun. sekalipun dia tertarik sama gue, yaudah itu urusan dia. Kalau soal pak Aksa, lebih baik lo diam deh daripada asal ng

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD