Bab 200. Stressnya Dibagi Dua

1422 Words

“Mama!” Keysha berlari kecil menghampiri Nia yang ada di ruang tamu. Melihat menantunya berlari tentu Nia kaget. Buru-buru wanita itu berdiri, menyambut pelukan Keysha. Mereka ini terbilang sering bertemu, tetapi reaksi saat ketemu selalu saja heboh. Nia mengusap punggung Keysha dengan penuh kelembutan. Semakin hari, rasanya Nia semakin sayang dengan Keysha. Kadang Nia bingung, kenapa Lisa bisa tidak akur dengan anak sebaik Keysha? “Kamu ini, jangan lari-lari. Kalau jatuh gimana? Mama itu ngga hilang, Mama juga baru sampai. Lain kali ngga boleh gitu ah.” Di delam pelukan sang mama Keysha tersenyum lebar. Saking senangnya, dia lupa kalau sedang hamil besar. Keysha melepaskan pelukannya, menatap lekat wajah Nia. “Mama datang ke sini sendirian? Kok ngga ngabarin dulu sih?” “Seperti biasa,

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD