Bab 26. Tempat Pulang Ternyaman

1045 Words

Hari semakin sore, jam sudah menunjukan pukul lima. Matahari yang sejak siang tadi menyinari bumi mulai meredup. Akan tetapi itu tidak membuat Keysha menghentikan langkahnya. Seturunnya dari bus, Keysha berjalan kaki menuju suatu tempat. Melupakan sejenak soal kebodohannya di kampus tadi, ada rasa rindu yang melintas di hati Keysha. Rasa lelah, penat, bingung, semua bercampur menjadi satu. Adella Swanika Arum. Nama itulah yang kini terpampang di mata Keysha. Ya, langkah kaki membawa dirinya ke satu makam yang terakhir dia kunjungi bulan lalu. Dengan sendu Keysha menatap nisan yang bertuliskan nama bundanya. Kurang lebih tiga tahun bundanya pergi meninggalkan dirinya seorang diri. Ditinggal selamanya oleh Adella membuat hidup Keysha hancur bukan main. Kedua kaki Keysha tiba-tiba melemas.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD