Sambil bekerja Aksa sesekali mencuri pandang ke meja di mana Keysha dan teman-temannya berada. Dari banyaknya orang, kumpulan merekalah yang paling ramai. Dan sepertinya Keysha belum menyadari kalau ada dirinya di sini. Tetapi Aksa juga tidak ingin diketahui, sih. Ya biarkan saja gadis itu menikmati harinya dengan tenang. Dreet..dreet..dreet. Aksa melirik ponsel yang dia letakkan di samping laptop. Mama calling… Sejenak Aksa merenggangkan kedua tangan, lalu dia mengambil ponsel dan mengangkat panggilan tersebut. Tumben, tidak biasanya Nia menelepon. Kalau wanita itu menelepon, berarti ada hal yang harus segera diberitahu. ‘Kamu lagi ngisi kelas, Sa?’ “Engga, mah, lagi di kantin kerjain kerjaan. Ada apa, mah?” ‘Kamu pulang jam berapa?’ “Belum pasti jamnya, mah. Bisa jam lima atau ba

