Bab 158. Mau Rujak (Lagi)

1106 Words

“Mas.” “Iya?” “Mass.” “Iya, sayang.” “Mas Aksa.” Dari laptop, pandangan Aksa beralih sepenuhnya kepada sang istri yang duduk dihadapannya. Pria itu membetulkan kacamatanya yang sedikit turun. “Iya, sayangku, cintaku, manisnya Mas. Ada apa, sayang?” Keysha mengulum bibirnya. Senang sekali dia kalau bisa menguji kesabaran suaminya yang sedang fokus membuat materi. Keysha menopang dagu menggunakan kedua tangannya. Tatapan pasangan suami istri itu beradu, Aksa dengan sabar menunggu apa yang akan istrinya katakan. Kalau boleh menebak, pasti wanita itu ingin sesuatu. Kelas Keysha memang sudah selesai, sebetulnya dia bisa pulang duluan. Tapi pada kenyataannya, wanita itu lebih memilih mendatangi ruangannya. “Aku mau rujak.” Sebelah alis Aksa terangkat menatap Keysha. “Rujak?” “Iya, dan s

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD