Bab 205. Ngga Usah Diungkit

1232 Words

“Mama benar-benar kayak mau ada acara besar tau ngga? Okelah kalau bakso, ini nasi kuning juga ada? Kupikir mau ada arisan di sini.” “Engga ada. Karna Mama tau kalian mau main ke sini, jadi yaudah Mama masak banyak. Ngga akan kebuang kok, kan nanti kasih ke ayah, terus kalian juga bawa pulang buat makan di rumah. Jadi nanti malam ngga usah masak.” Keysha mencicipi bakso racikan Nia. Kuahnya masih hangat, saos dan sambalnya juga pas. Hanya satu yang kurang, yaitu cuka. Keysha mencari cuka di dapur layaknya rumah sendiri. Nia tidak marah, dia membiarkan saja menantunya mau mengambil apapun yang dirasa kurang. Melihat menantunya mengambil cuka Nia tersenyum. Ya, dia baru ingat kalau belum memasukkan cuka pada racikan baksonya. “Gimana, Key? Enak?” tanya Nia. Walaupun sudah tahu Keysha akan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD