“Lagi pada ngobrolin apa nih?” Kedua orang yang Keysha tegur menoleh, tawanya terhenti. Belum mereka mempersilahkan, Keysha dengan entengnya langsung duduk di samping Diana. Melihat kedua dosennya diam memperhatikan Keysha memiringkan wajah. “Kok pada diam, sih?” “Ya kamu datangnya kayak jalangkung, tiba-tiba banget. Bolos ya?” “Pak Akbar ini sama aja kayak bu Diana. Sama-sama tukang fitnah. Saya ini udah selesai kelas, bahkan kelas kedua. Tinggal nunggu kelas terakhir nanti,” sahut Keysha tak terima. Tak lama berselan datang Aksa. Pria itu menaruh kotak makan dan ice cream bawaannya ke atas meja. Daripada di samping Akbar, pria itu memilih duduk di samping Keysha yang tiba-tiba terdiam. Pria itu mengamati wajah Keysha dengan sebelah alis terangkat. Tatapan yang beradu, Keysha langsu

