Bab 178. Satu Harapan

1267 Words

“Jihan, saya tau kamu paling dekat dengan Keysha selama ini. Tolong, kalau kamu emang tau di mana Keysha, kasih tau kami. Hidup kami ngga tenang begini terus.” Jihan melirik Bara. Wajah pria itu terlihat sangat frustasi, tentu Jihan tidak enak hati. Tapi gimana? Dia juga sudah janji pada Keysha. Sejauh ini kabar Keysha juga baik, ya walaupun terkadang wanita itu mengeluh tidak enak badan. Berkali-kali juga Jihan menyuruh Keysha untuk pulang, namun temannya itu tetap tidak mau. Jihan tidak tahu mau sampai kapan Keysha stay di hotel. “Jihan, kasih tau Om, ya? Om yakin kamu pasti tau di mana Keysha sekarang.” Masih tidak ada jawaban dari Jihan. Wanita itu merunduk, dia sedang memantapkan hati. Jihan juga sadar, dia sudah sampai sini dan tidak akan dilepaskan sebelum menjawab dengan jujur.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD