Bab 18. Rencana Juliet

1100 Words

“Ya,” jawab Juliet tenang. “Dan firasatku mengatakan, gadis itu bukan orang biasa. Kau ingin tahu kebenarannya? Datanglah malam ini. Aku dan Ruby sedang menginap di sini. Kau bisa melihatnya sendiri.” Sammer terdiam beberapa detik, lalu berkata lirih tapi penuh ancaman. “Baik. Aku akan datang. Jika benar dia ada kaitan dengan kematian Kendrick … maka tidak ada yang bisa menyelamatkannya.” Juliet tersenyum tipis. “Kita lihat saja nanti.” Telepon terputus. Juliet menyandarkan punggungnya, menatap langit-langit dengan sorot penuh perhitungan. Sementara Ruby berdiri di samping jendela, wajahnya memancarkan api kebencian. Di tempat lain, jauh dari mansion itu, sebuah gudang tua dijadikan markas oleh sekelompok pria. Bau asap rokok dan alkohol bercampur di udara. Seorang pria bertubuh tegap

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD