Bab 52. Kecurigaan Lucas

1330 Words

Malam semakin larut. Di luar, hanya suara deburan ombak dan hembusan angin laut yang menembus celah dinding rumah pantai itu. Sementara di ruang bawah tanah yang temaram, Lucas masih terjaga. Allysa sudah tertidur di pelukannya—tanpa ia sadari, tubuhnya perlahan lemas setelah berjam-jam dilanda ketegangan. Wajahnya terlihat begitu tenang, jauh berbeda dari beberapa jam sebelumnya yang penuh ketakutan. Lucas menatap wajah itu lama. Cahaya redup dari lampu dinding menyorot lembut garis lembut pipinya, bibir mungil yang sedikit terbuka, dan hela napas yang teratur. Ada sesuatu di dalam dadanya yang tak bisa dijelaskan—perasaan asing yang mengusik dinding baja di hatinya. Tangannya terangkat pelan, membelai pipi Allysa. Jemarinya menyusuri lembut garis rahang perempuan itu, berhenti di bibi

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD