"Aku tidak punya siapa-siapa lagi. Aku sendirian. Jadi, setelah ibu tidak ada, aku mencari ayahku dan sampai di sana, malah disuruh menggantikan untuk menikah. Disuruh untuk meminta uang juga. Katanya, aku dinikahkan bukan untuk senang-senang. Aku harus tahu diri dan bisa balas budi. Jadi, mereka menyuruhku untuk menikah, tapi menyuruh aku untuk memberikan mereka uang juga. Aku tidak mau meminta-minta kepada kamu dan kakak kamu. Tapi aku benar-benar terpaksa. Aku terpaksa melakukannya, bukan karena aku ingin. Tapi karena aku cuma disuruh," jelas Alice yang merasa sudah telanjur basah. Storm juga sudah tahu siapa dirinya, untuk apa menutup-nutupinya lagi? Alice menarik napas dengan sangat panjang dan berucap kembali. "Sekarang, terserah kamu maunya bagaimana. Aku ya begini. Bukan siapa-sia

