Wanita yang berada di sisi Saron itupun tersenyum serta mengangguk setuju. Sementara Storm, ia malah menelan salivanya sendiri seraya bersandar dengan lemas pada sandaran kursi, yang saat ini tengah ia duduki. Niatnya ke sini, adalah untuk memperbaiki hubungan antara ibunya dan juga Alice. Tetapi, malahan hal sebaliknya lah yang terjadi. Ia tidak habis pikir, kenapa ibunya begitu bersikukuh, untuk tidak menerima Alice dan sekarang, malah berniat untuk memberikan posisi Alice kepada wanita lain. Meskipun, ibunya tidak mengatakan demikian secara gamblang. Namun, dari cara main ibunya ini saja, ia sudah bisa menduga-duga, bila ada rencana yang sangat gila, yang sudah ibunya persiapkan dengan sangat liciknya ini. Pertemuan yang diatur dan tanpa ia ketahui sebelumnya. Oh ya ampun. Ada saja aka

