Seharian, Alice tidak pergi kemana-mana. Ia hanya mengurung diri di dalam kamarnya saja. Padahal biasanya, ia akan pergi ke bawah dan membantu sang ibu mertua. Tetapi karena takut salah lagi, ia jadi berdiam diri di kamar saja. Tidak enak sebenarnya, bila hanya diam saja tanpa melakukan apa-apa. Tapi, ia juga jadi teringat lagi , saat masih tinggal di rumah ayahnya. Walaupun hanya satu bulan berada di sana, rasanya masih sangat membekas. Ketika ia yang selalu saja kena marah, untuk setiap pekerjaan yang menurut mereka salah. Jadi, selama satu bulan itu, ia selalu mengurung diri dan akan keluar saat ayahnya sudah pulang dari bekerja. Sekarang, baru dibentak satu kali dan ia langsung merasakan Dejavu. Jadi tidak berani keluar dan hanya diam di dalam kamar saja, sambil menunggu sampai suaminy

