Mencoba Untuk Bertemu

1008 Words

Di dalam mobil. Storm duduk di kursi belakang sambil bersandar dan melihat ke arah jalanan di luar sana. Di kursi depan nampak seorang supir dan disebelahnya, nampak seorang bodyguard. Belum lagi yang membuntuti di belakang mobil yang sedang ia tumpangi ini. Berkali-kali Storm harus sampai menghela napas, karena lelah dengan apa yang dilakukan oleh ibunya. Kenapa harus memiliki ibu yang begitu keras hati,?? Kenapa apa yang ia lakukan pun harus sampai disetir begini. Ia bukanlah anak kecil yang masih harus diatur-atur terus. Storm mengeluarkan ponsel dari saku celananya dan mencoba menghubungi nomor telepon Alice dan tetap tidak tersambung juga. Ternyata, nomornya masih diblokir juga. "Pak!" panggil Storm yang kini duduk tegap sambil menatap supir di depannya. "Iya, Tuan?" sahut oran

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD