"Karena Tante Kristin sudah ada di sini, cepat Om bagikan sisa warisan Mama sama kami," ucap Jeremy dengan nada menuntut ketika mereka bertiga sudah berada di dalam ruangan Davian. "Tidak secepat itu, Jeremy. Masih ada beberapa persyaratan yang harus terpenuhi—" "Om sengaja ya mau menahan warisan Mama?!" Jeremy yang tak sabar segera memotong ucapan Davian. Sementara Berliana yang tak peduli akan warisan itu, hanya menatap malas kelakuan sang kakak. "Jeremy! Jaga ucapanmu, jangan kurang ajar sama orang yang lebih tua daripada kamu." Tegur Kristin yang resmi melihat kelakuan Jeremy. "Aku hanya mengatakan fakta yang sebenarnya, Tan. Untuk apa dia menahan warisan Mama yang jelas-jelas adalah hak kami berdua?" balas Jeremy yang jelas-jelas tak ingin mengalah. Berliana yang tak ingin iku

