Bab 52. Tiga Nyawa, Satu Tujuan

1547 Words

“Ehm, Jasson ..." “Ya, Sayang?" "Kalau suatu saat aku harus pergi sebentar untuk mengejar mimpiku, apa kau akan tetap menungguku di garis finish?" tanya Hanami lirih, matanya menatap kancing kemeja Jasson. Jasson menghentikan langkahnya lagi. Ia mengangkat dagu Hanami, memaksa mata sayu itu menatapnya. "Ke mana pun kau pergi, aku akan selalu menjadi rumah tempatmu kembali. Tapi untuk sekarang..." Jasson menyeringai nakal, mengembalikan suasana flirty-nya. "...sepertinya kaki Ibu Hamil ini sudah pegal. Mau digendong sampai ke apartemen, atau mau servis pijat kaki plus-plus dari suamimu ini?" "Jasson!" Hanami tertawa pelan, memukul lengan Jasson lagi sementara pria itu tertawa puas, merasa berhasil mengalihkan kegalauan istrinya. * Setelah perdebatan kecil di bawah lampu jalan, Jasson

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD