Vika menilai Alvaro cukup profesional perihal kerjaan, tak ada mencapur-adukkan urusan pribadi dengan kerjaan. Tak terasa, Vika merasa betah bekerja sebagai asprinya Alvaro hampir sebulan. Dia menyiapkan segala sesuatu urusan pekerjaan lelaki itu, mulai dari mengatur jadwal meeting, pertemuan dengan client di luar kota, menjadi notulen saat rapat internal dan segalanya yang berhubungan dengan pekerjaan serta banyak lainnya lagi. Lembur atau ikut Alvaro ke mana-mana, tak masalah baginya. Untuk urusan pribadi, Alvaro tak ada menyusahkannya selama bekerja. Paling hanya meminta dipesankan makanan saja dan itu termasuk wajar saja menurut Vika. Menemani lelaki itu lembur, Vika sering sekali. Tentunya Vika juga mengerjakan apa yang harus dia kerjakan. Tak hanya sekedar menemani. Vika baru tahu,

