Bab 24 — Vika & Alvaro

2000 Words

Zee menoleh menatap kedua orang itu bergantian. Alvaro hanya diam—lidahnya keluh, Vika pun tak jauh berbeda. Dia sempat menatap Alvaro sekilas seolah meminta jawaban. "Vika?" "Eng-gak, Tante. Kami enggak pa-caran. Enggak juga sa-ling mencintai," ucap Vika dengan terbata, takut salah dan Alvaro marah. Bagaimana pun, yang telah diberikan lelaki itu sudah terlalu banyak. Vika pun kembali menundukkan kepala. Zee pening sekali rasanya. Mendapati Vika yang masih gemetaran berkeringat dingin, Zee pun kembali memeluk perempuan itu. Sebuah pelukan yang seolah menyampaikan bahwa dia tak marah kepada perempuan itu. Jadi, tak perlu takut. Setelahnya, Zee kembali berdiri menghadap sang anak. "Nggak pacaran? Nggak saling mencintai?" Zee tentu makin emosi mendengar jawaban Vika barusan, akan tetapi d

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD