Layla dan Arta

1107 Words

Lintang tidak bisa memalingkan pandangannya dari wajah Layla, ada sesuatu yang tidak bisa dia mengerti yang bergumul dan menyesakkan d**a. Layla mendongak menatap mereka. "Selamat datang Tuan dan Nyonya," ucap Layla sambil mengangguk hormat pada Lintang dan juga Arthur. Semua yang ada di situ sejenak terdiam seolah terpukau dengan kesopanan Layla. "Ya, terima kasih, Nak. Kamu sangat sopan!" kata Arthur tersenyum sembari mengusap kepala Layla yang tersenyum membalasnya. Layla kemudian menoleh ke arah Lintang dan wanita itu seolah tersadar dari lamunan lalu tersenyum dengan gugup. "Kamu manis sekali, Sayang!" puji Lintang. "Terima kasih banyak, Nyonya!" balas Layla. "Baiklah, mungkin sebaiknya kalian berkenalan," kata Candra melambai ke arah Arta. "Arg--ah! Maksudku Raffa!" Candra

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD