Arthur selesai bekerja untuk hari ini, dia berniat untuk mampir ke bengkel Hazen sore itu. Entah rasanya dia merasa rindu dengan gadis itu setelah pertemuan singkat di cafe. Begitu memasuki bengkel kakinya sudah disambut dengan sebuah mobil remot kontrol yang menabraknya. Arthur menunduk dan mengerutkan kening, diangkatnya mobil itu. Dan saat ia kembali menegakkan badannya ia tertegun melihat anak kecil yang berdiri di hadapannya memegang sebuah remot kontrol. Anak itu tak lain adalah Raffa. "Hei, Nak! Kau disini?" tanya Arthur heran, sekaligus sedikit terkejut menyadari rambut Raffa yang coklat kehitaman secara keseluruhan. Wajahnya bulat dengan sepasang mata coklat terang berbinar seperti permen. Membuatnya terpukau. "Ini Raffa," kata Hazen muncul di belakang Raffa dan menggandeng ana

