Jealous

1686 Words

Angin sepoi-sepoi bertiup melintasi fairway hijau di lapangan golf Sentul Highlands. Darren baru saja melakukan approach shot yang mendarat lembut di dekat green. Ia berjalan kembali ke golf cart tempat Alden, koleganya dari bisnis perhotelan, sudah duduk sambil mengamati pukulannya. “Swing-nya masih tajem banget, Bro,” puji Alden sambil menyerahkan botol air. “Tadi siapa yang telpon? Anak lo?” Darren membuka botol dan meneguk airnya, lalu mengangguk. “Iya, Keandre. Dia sama cucu gue lagi jalan kesini. Bentar lagi nyampe sih, kayaknya.” “Wah, si Kaelo ya? Lucu banget anak itu, waktu acara nikahan orangtuanya kemarin aktif banget,” kenang Alden sambil tersenyum, mengingat tingkah lucu cucu temannya tersebut. Julian, partner mereka dari industri fintech yang baru saja menyelesaikan putti

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD