Kekhawatiran Alena

1945 Words

Alena duduk di tepi ranjang hotel suite mereka di Edinburgh, tubuhnya hanya dibalut selimut tebal berwarna krem yang menyelimuti juga tubuh Darren yang duduk tepat di belakangnya. Angin malam berhembus dingin merayap melalui jendela yang sedikit terbuka, tidak terlalu mempengaruhi tubuh keduanya. Pasalnya, Alena baru saja bergumul dan berbagi kehangatan dengan sang suami beberapa menit yang lalu. Suasana kembali hening, setelah jeritan dan badai hasrat keduanya. Namun, wajah wanita itu menunjukkan hal sebaliknya. Biasanya ia akan tersenyum malu-malu dan memeluk sang suami dengan manja. Tapi kini, perasaannya tidak tenang, entah kenapa. Alisnya berkerut halus, tatapannya juga kosong menatap langit malam yang gelap di luar jendela. “Perasaan ku, kok nggak enak gitu, ya. Om?” ucapnya tiba

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD