Waktu berlalu, ceritanya masih sama

2053 Words

Tiga bulan berlalu begitu cepat. Alena sedang duduk di kursi taman dekat kolam ikan, sebelah tangan mengusap perut yang semakin membesar, bulat dan menonjol, membuatnya tidak lagi bisa bergerak selincah dulu. Dress hamil berwarna biru muda yang ia kenakan kini terasa lebih sempit dari minggu lalu. Usia kandungannya sudah memasuki delapan bulan, dan setiap gerakan terasa lebih berat dilakukan, bahkan sekadar bangun dari duduk. Dari kejauhan, Darren keluar dari dalam rumah. Jas abu-abu terpasang rapi di tubuh atletis itu, dasi biru tua melingkar di leher, rambutnya tersisir ke belakang dengan rapi. Ia berjalan mendekat ke arah istrinya dengan senyuman tipis, tangan kanannya membawa sebuah map tebal. "Kamu mau ke kantor pagi ini?" Alena menatap suaminya, tangannya masih mengusap perut. "J

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD