Cinta yang Diresapi Anak-Anak.

1175 Words

Sore itu, cahaya matahari lembut masuk melalui jendela ruang tamu, menciptakan bayangan hangat di lantai kayu. Ranu dan Kayla sedang bermain di sudut ruangan, bersenda gurau dengan tumpukan Lego dan boneka. Jayne duduk di sofa, menyeruput teh hangat sambil mengamati anak-anaknya. Ia tersenyum tipis, hatinya hangat, menikmati ketenangan rumah mereka yang kini terasa lebih hidup. Di depan pintu, terdengar ketukan pelan. “Jayne … boleh masuk?” suara itu familiar, penuh kelembutan dan keyakinan. Jayne menoleh dan tersenyum saat melihat Elang berdiri dengan rapi di depan pintu. Ia memegang sebuah kotak kecil berkilau di tangan kanannya dan seikat bunga mawar merah di tangan kiri. Tatapan Elang tenang, namun ada kilau harapan di matanya yang membuat jantung Jayne berdetak lebih cepat. Ranu me

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD