Pertemuan Keluarga

1058 Words

Restoran bintang lima di pusat kota itu berkilau dengan lampu gantung kristal yang memantulkan cahaya lembut. Musik piano mengalun dari sudut ruangan, menambah suasana elegan sekaligus tenang. Elang menggenggam tangan Jayne erat saat mereka memasuki lobi. Di belakang mereka, Ranu berjalan beriringan dengan Kayla, keduanya tampak antusias. “Ranu, Kayla … nanti kalau sudah sampai meja, kalian duduk tenang, ya. Ada Omah dan Opah, juga Nenek Yasmin dan Kakek Candra,” kata Jayne dengan suara lembut, separuh menenangkan dirinya sendiri juga. Kayla mengangguk cepat, senyum lebar tak pernah lepas dari wajahnya. “Aku nggak sabar ketemu semuanya bareng-bareng!” katanya ceria. Ranu ikut menimpali, “Aku juga! Kayak pesta keluarga ya, Mama?” Jayne tersenyum, melirik Elang yang hanya mengangguk denga

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD