Bab 38. Permainan Takdir

1145 Words

Aluna menelan ludah, dadanya berdegup tak menentu saat tatapan mereka bertaut. Namun berbeda jauh dengan Ares yang menatap dengan sorot mata penuh misteri, seolah menyembunyikan niat yang tak bisa ia tebak— ketakutan menyesakkan d**a Aluna. Malam pertama mereka tiba dan bayangan buruk terus berputar di kepalanya: apakah akan terjadi sesuatu? Apakah Ares akan menuntut haknya sebagai suami? Tapi bukankah pernikahan mereka ini hanyalah sandiwara? Apa arti semua itu? "Kenapa istriku? Kenapa kamu terlihat takut seperti itu?" Suara Ares memecah hening, tenang tapi tajam. Aluna terperangah, tersadar dari lamunannya yang gelap. "Kamu mau apa?" tanyanya dengan suara gemetar. Ares lebih dekat, senyum tipis menyungging di bibirnya. "Tentu saja, menjalankan tugasku sebagai suami. Ini malam pertama

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD