Bab 49. Serigala Betina

1067 Words

Gila! Itulah kata yang berputar liar di kepala Aluna saat ini. Perilaku Ares yang kerap kali tiba-tiba berubah menjadi liar, seolah bisa melakukan apa saja tanpa peduli luka yang dia gores di hati Aluna. Sakit? Tentu saja. Tapi diam saja? Tidak. Namun, akal sehat Aluna mengingatkan bahwa perlawanan fisik hanyalah mimpi di siang bolong, karena kekuatannya tak sebanding dengan sang pria yang berdiri di hadapannya. Dengan tekad membara, Aluna menggigit bibir Ares dengan sekuat tenaga sampai ciuman itu terlepas. Ares meringis, sepercik darah keluar di sudut mulutnya. "Serigala betina!" Aluna tersenyum dingin, tatapannya menorehkan bara amarah yang membara dalam dadanya. Tanpa ragu, dia melayangkan tangan ke pipi Ares dengan sekali tepukan keras. "Baru kali ini ada yang berani memperlakuka

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD