Bab 88. Anugerah Terindah (Tamat)

1249 Words

Setibanya di restoran mewah itu, takdir mempertemukan mereka secara tak sengaja dengan Nathan dan Raya, yang kebetulan juga hendak menikmati santapan malam. Suasana pun tiba-tiba menjadi semakin hangat ketika mereka saling bertegur sapa. "Kebetulan banget ya, kita ketemu di sini,” ucap Raya dengan nada terkejut, matanya berbinar mengamati suasana. "Iya, benar-benar kebetulan. Tapi ini 'kan, malam weekend, spesial. Jadi nggak hanya kita yang mau merayakannya di sini," balas Aluna, senyum tipis menghias bibirnya. Ares menambahkan dengan suara hangat, "Ya, itu benar. Banyak yang datang ke sini malam ini. Kalau kalian belum reservasi, bagaimana kalau bergabung bersama kami saja?" Nathan tampak ragu. "Apa kami tidak merepotkan? Kami tidak akan mengganggu?" Crimson menyahut dengan penuh pen

Great novels start here

Download by scanning the QR code to get countless free stories and daily updated books

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD